Senin, 19 Januari 2026

DAMPAK SOSIAL INFORMATIKA

 MATERI INFORMATIKA KELAS 9 SEMESTER 2 

DAMPAK SOSIAL INFORMATIKA

Tujuan Pembelajaran

1.      Menjelaskan keamanan data dan informasi

2.      Menjelaskan ancaman terhadap keamanan data yang dapat terjadi ketika menggunakan perangkat lunak

3.      Menjaga keamanan data diri dari ancaman kejahatan digital

 

 

Indikator Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, murid diharapkan dapat:

1.      Memahami dan menjelaskan keamanan data dan informasi

2.      Memahami dan menjelaskan kerawanan di dunia digital

3.      Memahami dan menjelaskan ancaman terhadap keamanan data yang dapat terjadi

4.      Memahami dan menjelaskan peralatan untuk melindungi data dan informasi

5.      Memahami dan menjelaskan fitur keamanan pada sistem operasi dan browser

6.      Memahami dan menjelaskan cara pelacakan pada browser dan akun pengguna

 

 

KEAMANAN DATA DAN INFORMASI

Salah satu fungsi perangkat komputer adalah untuk menyimpan data dan informasi pengguna. Hal yang perlu diperhatikan adalah, Anda perlu membuat keamanan terkait data dan informasi pribadi di komputer. Ini berguna untuk mencegah pihak tidak berwenang untuk mengambil data Anda, yang berpotensi disalahgunakan oleh peretas.

Keamanan informasi terkait dengan pengembangan artefak komputasional yang aman, dari proses pengembangannya dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pengodean, pengujian, pengoperasian, dan perbaikannya jika ada kesalahan (bug). Bug ini dapat menjadi celah keamanan informasi.

 

1. Kejahatan di dunia digital

Saat ini, dengan makin banyaknya pengguna komputer dan internet, komputer menjadi tempat yang dapat digunakan untuk berbuat kejahatan. Banyak orang belajar menjadi programmer yang selanjutnya digunakan untuk mengelola sistem dan menjaga keamanannya. Namun, di sisi lain ada juga orang yang belajar untuk meretas dan melakukan kejahatan di intemet. Muncullah istilah peretas atau peretasan yang memiliki konotasi yang positif dan negatif.

 

a. Evolusi dari peretasan

Peretas adalah seseorang yang melakukan aktivitas peretasan, membobol sistem komputer, atau dengan sengaja melepaskan virus komputer untuk mencuri data pribadi, untuk mencuri uang, membobol rahasia perusahaan dan pemerintah yang berisi informasi sensitif. Peretas juga merusak situs web, melakukan serangan ke situs web, menghapus file, dan mengganggu bisnis. Evolusi dari peretasan sebagai berikut.

 

1) Era 1 (1960-an dan 1970-an)

Di masa-masa awal munculnya informatika, peretas disebut "ahli komputer yang sangat memahami teknik komputasi sehingga mampu mengembangkan banyak program dalam bentuk permainan komputer, program untuk keperluan bisnis, dan sistem operasi. Para peretas terkadang menemukan cara untuk masuk ke sistem milik orang lain walaupun mereka bukan pengguna resminya. Hal ini biasanya dilakukan karena keingintahuan, tantangan pengetahuan, menguji kemahiran, atau untuk mencari sensasi. Namun, para peretas tersebut tidak berniat melakukan kejahatan, merigganggu sistem, atau melakukan kerusakan.

Peretas di era pertama ini seperti penjelajah di dunia baru yang bersemangat menemukan hal-hal baru yang biasanya dilakukan oleh murid sekolah menengah atau mahasiswa. Mereka berusaha melewati batas-batas keamanan dan selalu antusias dengan penemuan yang mereka buat. Beberapa kasus muncul seperti kasus penggemar konsol video game Nintendo Wii yang mampu memprogram ulang pengontrol jarak jauh Nintendo untuk melakukan fungsi yang belum pernah dibayangkan oleh Nintendo. Contoh lain yaitu peretas menemukan celah keamanan pada iPhone sesaat setelah produk Apple tersebut diluncurkan, yang membuat Apple harus segera menutupnya. Ini merupakan contoh kasus bahwa peretas membuat perusahaan menjadi lebih baik.

 

2) Era 2 (akhir 1970-an hingga akhir 1990-an)

Arti denotasi dan konotasi dari kata "peretas" berubah seiring dengan makin meluasnya penggunaan komputer. Orang tidak lagi cukup untuk mengeksploitasi batasan teknis sistem, tetapi juga mulai melanggar batasan etika dan hukum.

Pada 1980-an, muncul sisi gelap peretasan yang dilakukan dengan penyebaran virus komputer, pada saat itu perangkat lunak diperdagangkan dalam bentuk disket. Perilaku peretasan muncul dalam bentuk vandalisme digital yang mengganti halaman muka situs web dengan lelucon, pencurian informasi pribadi yang berujung pada pencurian uang, memanipulasi sistem telepon, dan lainnya. Kata yang umum saat itu ialah pembobolan sis

Pada tahun 1988, sebuah program komputer yang dikenal sebagai Internet Worm atau Morris Worm, memanfaatkan kerentanan internet menjadi peretasan yang berbahaya. Seorang mahasiswa pascasarjana di Comell University membuat worm tersebut dan meritisnya ke internet. Worm tersebut sebenarnya tidak merusak file atau mencuri password, tetapi worm menyebar dengan cepat ke komputer yang menjalankan sistem operasi UNIX dan memperlambat kerja sistem dengan menjalankan banyak salinan dari dirinya sendiri yang membuat sistem menjadi tidak normal. Hal ini tentu saja mengganggu pekerjaan dan membuat pekerja dan banyak orang menjadi tidak nyaman.

 

3) Era 3 (akhir 1990-an hingga saat ini)

Sekarang ini, banyak informasi pribadi dan sensitif yang bertebaran di internet. Hal ini membuat internet menjadi lebih menarik dan menantang bagi para peretas dunia maya. Target peretasan menjadi makin luas dan membawa risiko besar pada kehidupan sehari-hari.

 

Internet yang menjangkau seluruh dunia menyebabkan jangkauan peretasan dalam lingkup lintas negara dan bahkan benua. Sebagai contoh, seorang remaja melumpuhkan sistem komputer yang menangani komunikasi antara menara bandara dan pesawat yang akan masuk di bandara kecil di Amerika. Peretas di Inggris meniru pengontrol lalu lintas udara dan memberi instruksi palsu kepada pilot.

Seiring dengan pertumbuhan penggunaan smartphone dan media sosial, sasaran peretasan meluas untuk pengguna teknologi ini. Pengguna e-banking, m-banking, atau e-commerce dapat diretas dengan mencuri kredensial perbankan saat menggunakan aplikasi ini. Peretasan dapat dilakukan melalui jalur telekomunikasi saat melakukan transaksi seperti internet yang tidak aman, seperti WiFi, jaringan lokal, telepon, atau jalur lainnya.


b. Tools peretasan

Untuk melakukan aksinya, peretas menggunakan tools/perkakas yang beragam dan berbagai jenis malware (malicious software), yang dijelaskan sebagai berikut.

 

1) Virus

Virus adalah perangkat lunak yang menempel pada perangkat lunak lain. Virus yang banyak ditemui mampu mereplikasi dirinya sendiri ke perangkat lunak lain dan menjalankan fungsi lain yang berbahaya seperti menghapus file, mengubah ekstensi nama file, menyembunyikan file, mengirimkan email, dan lainnya. Virus menyebar ketika seseorang menjalankan program atau membuka lampiran yang telah terinfeksi virus.

 

2) Worm

Worm mirip dengan virus, tetapi tidak perlu menempel ke program lain agar dapat berfungsi. Worm dirancang untuk mengeksploitasi kelemahan sistem tertentu. Worm bekerja dengan berusaha mendapatkan akses ke sistem host, ketika telah masuk ko sistem, worm akan memindai sistem terdekat untuk menemukan kelemahan serupa sehingga dapat menyebar ke sistem tersebut.

 

3) Spyware

Spyware adalah malware yang dapat memantau dan merekam aktivitas pengguna di komputer atau perangkat seluler, termasuk mencatat penekanan tombol pada keyboard untuk menangkap nama pengguna, kata sandi, nomor akun, dan informasi lainnya. Spyware dapat mencatat situs web yang dikunjungi dan aktivitas jaringan lainnya dan mengirim data ke server jarak jauh milik peretas. Lebih dahsyat lagi, spyware dapat mengontrol webcam dan merekam aktivitas tanpa sepengetahuan pengguna. 4) Trojan horse

 

Trojan horse merupakan malware yang tampak seperti aplikasi/perangkat lunak jinak, tetapi perangkat lunak ini membawa komponen yang jahat di dalamnya. Pengguna tidak sadar bahwa program yang akan mereka gunakan membawa komponen jahat. Saat aplikasi berjalan, program ini melakukan aktivitas berbahaya seperti memasang virus atau mengirim email spam ke semua kontak yang ada di buku alamat pengguna

 

5) Phishing

Phishing adalah kejahatan di dunia maya di mana biasanya target dihubungi melalui email, telepon, atau pesan teks oleh seseorang yang menyamar dari lembaga yang sah untuk mengelabui target agar memberikan data sensitif seperti informasi pribadi, detail data perbankan, atau kartu kredit dan kredensialnya. Cara mengelabui biasanya dengan menggunakan situs palsu yang mirip atau bahkan dengan situs aslinya.

 

6) Ransomware

Ransomware adalah malware yang mampu mengenkripsi beberapa atau semua file di komputer atau perangkat seluler dan kemudian menampilkan pesan yang menuntut pembayaran kunci pemutakhiran dengan komponen tersebut. untuk mendekripsi file. Seringkali, peretas menuntut pembayaran dalam bitcoin, mata uang digital yang anonim.

 

7) Pharming

Pharming adalah usaha untuk menarik pengguna internet untuk masuk ke situs web palsu, di mana peretas akan mencuri data pribadi penggunanya. Hal itu terjadi karena saat akan mengunjungi situs web, browser akan mencari alamat IP dari banyak sekali server nama domain, Pharming dilakukan dengan menanamkan alamat internet palsu pada tabel DNS yang mengarahkan browser ke situs palsu yang telah disiapkan oleh peretas.

 

8) Botnet

Botnet adalah akronim Robot dan Network. Botnet berbentuk sekelompok komputer atau perangkat lain di internet yang memiliki virus atau bagian dari malware yang dikendalikan oleh peretas melalui, server pusat. Singkatnya, botnet adalah pasukan terkoordinasi dari perangkat yang telah disusupi oleh virus. Perangkat yang terinfeksi disebut sebagai bot atau zombie.

 

 9) Backdoor

Backdoor adalah perangkat lunak yang mampu untuk mendapatkan akses ke suatu sistem komputer atau peranti, dengan melewati lapisan security normal. Peretas memungkinkan untuk memasang backdoor pada suatu perangkat lunak, atau mungkin pengembang perangkat lunak dengan sengaja menulis backdoor ke dalam sistem sehingga dia bisa mendapatkan kembali akses dengan mudah untuk pemeliharaan sistem atau untuk mengumpulkan profil pengguna.

 

10) Rekayasa sosial

Jika sebelumnya virus menggunakan celah keamanan teknis, teknik rekayasa sosial melakukan manipulasi pengguna, yaitu orang untuk mengeluarkan informasi atau melakukan tugas yang melanggar protokol keamanan. Peretas mungkin akan berpura-pura sebagai kantor pendukung teknis yang melayani perusahaan. Peretas akan menelepon Anda untuk meminta informasi kredensial seperti login atau informasi penting lainnya.

2. Kerawanan di dunia digital

 

Berbagai faktor yang memengaruhi kerawanan pada keamanan teknologi informasi, yaitu kompleksitas yang melekat pada sistem komputer, sejarah perkembangan internet dan web itu sendiri, perangkat lunak dan sistem komunikasi di balik penggunaan telepon, web, sistem industri, dan peranti lainnya; kecepatan pengembangan aplikasi baru: faktor ekonomi, bisnis, dan politik; dan sifat manusia.

Secara umum, kerawanan di dunia digital dapat dikelompokkan dalam tiga hal besar, yaitu kerawanan pada sistem operasi, kerawanan pada internet, dan kerawanan pada sifat manusia serta teknologi Internet of Things (IoT).

 

a. Kerawanan pada sistem operasi

Salah satu bagian terpenting dari komputer adalah sistem operasi. Sistem operasi mengatur kerja komputer, mengontrol akses ke perangkat keras, mengatur cara aplikasi disimpan, dieksekusi, dan dapat digunakan oleh penggunanya.

Setiap sistem operasi dan setiap versi sistem operasi memiliki keseimbangan kriteria yang berbeda. Pengembangan sistem operasi untuk mengelola komputer, keyboard, mouse, layar sentuh, harddisk, dan memori merupakan pekerjaan yang sangat kompleks. Pengembangan sistem operasi melibatkan ribuan pengembang perangkat lunak, dimulai dari perancang, pemrogram, dan penguji.

 

Sehingga dapat dimaklumi jika terkadang terjadi kesalahan pada sistem operasi karena kompleksitasnya. Perusahaan pengembang perangkat lunak secara teratur memperbarui produk mereka dengan patch untuk menutup celah dan memperbaiki kesalahan. Namun terkadang, pembaruan pada sistem operasi membuat aplikasi yang berjalan di atasnya tidak didukung sehingga tidak berjalan semestinya. Kesalahan/error inilah yang kemudian menjadi celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh para peretas.

 

b. Kerawanan pada internet

Salah satu area kerentanan di WWW (World Wide Web) adalah protokol untuk menemukan jalur terbaik untuk mengirimkan pesan. Ketika seseorang mengakses situs web tertentu. jalur yang dilalui dapat melewati ribuan jaringan interkoneksi yang lebih kecil. Pada suatu node yang dilewati, sebenarnya node tersebut memiliki informasi jalur terpendek yang selalu diperbarui. Namun, kelemahannya ialah tidak ada fasilitas untuk memverifikasi pembaruan ini.

Selain itu, banyak situs web bisnis kecil dibuat oleh perusahaan desain web lokal kecil atau mungkin teman atau anggota keluarga dari pemilik bisnis. Keamanan biasanya tidak menjadi perhatian karena situs web itu sederhana dan menganggap tidak ada informasi berharga di situs tersebut.

Situs-situs ini kemudian menjadi media yang berharga bagi para peretas. Peretas dapat membuat situs web baru yang tersembunyi di situs tersebut. Selanjutnya, mereka menggunakan situs tersembunyi itu untuk meniru situs web bank untuk penipuan phising, pharming, sebagai server perintah dan kontrol untuk botnet, atau untuk tujuan kejahatan lainnya.

 

c. Kerawanan pada sifat manusia dan loT

Kerawanan pada sifat manusia disebabkan oleh ketidakhati-hatian. Banyak kejadian pencurian data sensitif yang terjadi karena peranti portabel, seperti laptop dan ponsel yang dicuri. Hal ini menyebabkan pemikiran untuk menggunakan proteksi tambahan pada peranti portabel agar tidak mudah dicuri. Demikian juga dengan keamanan ponsel. Tetapi saat ini, teknologi telah memungkinkan pelacakan ponsel yang dicuri dan melakukan penghapusan data yang ada pada ponsel tersebut. Ponsel juga dilengkapi dengan biometrik untuk mengakses peranti seperti wajah, suara, retina mata, dan sidik jari sehingga pada kasus pencurian ponsel tidak serta merta mudah mengakses data yang ada di dalamnya. Saat ini, peranti IoT telah mencakup miliaran perangkat dari ponsel pintar, mobil otonom, lampu dengan sensor di jalan, CCTV, televisi, DVD, drone pribadi, dan lainnya. Sebuah studi oleh Hewlett-Packard menunjukkan bahwa perangkat loT rata-rata memiliki banyak kerentanan. Banyak dari perangkat ini memiliki aplikasi ponsel yang mampu menyimpan informasi pribadi, tetapi dapat diakses peretas. Televisi pintar dan pemutar DVD yang terhubung ke internet juga memiliki kerentanan yang memungkinkan peretas untuk memantau acara dan film yang dit

5. Apakah hal yang dilakukan pengembang untuk mengatasi kesalahan sistem operasi?

 

TOOLS UNTUK MELINDUNGI DATA DAN INFORMASI

Penggunaan jaringan komputer dan internet semakin banyak, di mana setiap sektor membutuhkan akses internet saat ini. Semakin banyaknya pengguna internet ini juga memunculkan para peretas untuk mencuri data pengguna. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati untuk menjaga keamanan data dan informasi dalam jaringan Anda. Berikut beberapa cara untuk melindungi data dan informasi dalam jaringan komputer

 

1. Enkripsi

Enkripsi adalah alat keamanan yang sangat berharga untuk pengamanan data pada komunikasi data di jaringan komputer/internet. Enkripsi adalah suatu metode yang mengodekan data sebelum dikirim melalui jaringan komputer. Data tersebut disandikan sedemikian rupa sehingga tidak dapat dibaca sebelum dikembalikan ke bentuk aslinya (di-decrypt). Dengan enkripsi, data yang menyebar dalam jaringan komputer, atau dalam bentuk lainnya tidak dapat dibaca tanpa didekripsi. Metode ini membuat data menjadi lebih aman.

 

2. Antivirus

Merebaknya malware atau virus menyebabkan pengguna merasa terganggu kenyamanannya ketika bekerja dengan komputer dan takut ketika bertransaksi di internet. Beberapa alat dan perangkat lunak telah tersedia untuk membantu pengguna melindungi peranti dan file dari gangguan virus, atau untuk menghindari menjadi mata rantai yang lemah dalam rantai sistem keamanan. Perangkat lunak tersebut adalah antivirus.

Antivirus akan mencari virus/malware di komputer dengan menggunakan dua cara berikut.

a. Cara pertama

Jika Anda telah memasang antivirus di komputer, maka saat Anda memasang peranti baru seperti kamera, printer, atau flash drive ke komputer, antivirus akan melakukan pemindaian semua file yang berhubungan dengan peranti tersebut. Antivirus akan mencari signature (tanda tangan) virus, yaitu urutan karakter unik yang berhubungan dengan virus tersebut, dengan mencocokkannya dengan signature virus yang disimpan dalam dictionary (kamus) antivirus. Jika cocok, ia akan memberi tahu bahwa ada file yang mengandung virus dan akan dilakukan "karantina". Karantina biasanya dilakukan dengan menempatkannya pada folder khusus sampai Anda memutuskan apakah file tersebut akan dibersihkan atau dihapus.

 

b. Cara kedua Cara ini memantau sistem komputer untuk aktivitas yang ditetapkan sebagai "kegiatan virus. Beberapa kegiatan virus itu antara lain mengubah file sistem yang biasanya tidak akan diubah, memodifikasi bagian file memori komputer di luar area program yang diizinkan, atau memodifikasi beberapa program secara bersamaan. Ketika perangkat lunak antivirus mendeteksi aktivitas semacam itu, perangkat lunak tersebut akan dinonaktifkan dan pengguna akan diperingatkan.

 

3. Aplikasi terpercaya

Saat ini, dengan merebaknya malware sebagian besar produsen sistem operasi telah menambahkan fitur ke sistem operasi mereka. Sistem operasi ini memberi peringatan kepada pengguna bahwa seharusnya semua perangkat lunak di komputer atau perangkat seluler berasal dari pengembang asli yang bersertifikat.

Berikut penjelasannya.

1. Penggunaan fitur keamanan pada sistem operasi

Salah satu fitur keamanan pada sistem operasi ialah fitur bawaan yang ada pada Windows 10. Windows 10 memiliki fitur Windows Security di mana fitur ini dapat digunakan untuk memproteksi peranti dan data yang ada pada komputer. Fitur Windows Security di antaranya seperti berikut.

 

a. Virus and threat protection

Fitur perlindungan terhadap virus dinamakan Microsoft Defender Antivirus. Fitur ini dapat digunakan untuk memonitor/memantau ancaman keamanan di peranti yang Anda miliki. Dengan fitur ini, Anda mendapatkan perlindungan terhadap virus dan ancaman lain dengan antivirus terbaru. Komputer akan dilindungi secara aktif ketika Windows 10 dihidupkan. Fitur ini akan terus-menerus memindai malware, virus, dan ancaman keamanan lainnya.

 b. Account protection

Akses login dengan bermacam pilihan dan settings, termasuk menggunakan kunci dinamis

tersedia pada Windows Security.

c. Firewall and network protection

 Fitur ini memungkinkan pengguna mengelola setelan firewall dan memonitor kegiatan dan aktivitas yang terjadi pada jaringan dan koneksi internet.

 d. App and browser control

Fitur ini digunakan untuk mengatur Microsoft Defender SmartScreen yang digunakan untuk membantu melindungi peranti dari aplikasi, file, situs, dan unduhan yang berpotensi berbahaya. Pengguna dapat mengatur perlindungan sesuai dengan kebutuhan.

 e. Device security

Fitur ini digunakan untuk membantu melindungi perangkat dari serangan perangkat lunak berbahaya. Pada fitur ini, pengaturan dapat dilakukan untuk mengisolasi proses pada sistem operasi dan memori dari jangkauan malware, Security processor digunakan untuk menambah kemampuan enkripsi pada perangkat. Fitur secure boot adalah fitur untuk mencegah malware dengan tipe RootKit untuk hidup di peranti, yang dicegah pada saat booting.

 

1. Device performance and health

Fitur ini digunakan untuk menyajikan informasi tentang kesehatan kinerja perangkat, dan menjaga perangkat tetap bersih dan mutakhir dengan versi terbaru Windows 10.

 

2. Penggunaan fitur keamanan pada browser

Maraknya malware dan virus di internet, menyebabkan komputer rentan terhadap ancaman online. Ketika Anda melakukan penjelajahan di internet, selalu ada kemungkinan untuk tersusupi oleh ancaman tersebut. Namun, dengan berkembangnya teknologi keamanan informasi, penggunaan browser menjadi semakin aman. Ada beberapa fitur penting dari browser yang harus diketahui, dan tips penting penjelajahan di internet yang aman. Fitur penting tersebut sebagai berikut.

 

a. Periksa alamat situs

Sekarang ini, banyak situs palsu yang bertebaran di internet. Phising dan pharming adalah kejahatan yang mencoba mengecoh pengguna dengan situs palsu. Memeriksa ulang alamat situs merupakan teknik yang baik yang dapat digunakan untuk memastikan alamat situs yang dituju adalah situs yang terpercaya. Sebagai contoh, situs klikbca.com dan situs klickbca.com hanya memiliki perbedaan satu huruf sehingga salah tulis akan membuat Anda akan dibawa ke situs yang berbeda.

 b. Yakinkan simbol keamanan

Situs web yang aman adalah situs web yang menggunakan protokol HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure), yang tampak dengan simbol gembok pada address bar dari situs web yang diakses. Situs perbankan dan e-commerce biasanya menggunakan protokol ini. Protokol ini adalah protokol keamanan yang membuat situs web aman untuk digunakan bertransaksi di internet. Informasi pribadi dan keuangan Anda aman untuk dimasukkan ke dalam website dengan simbol ini. HTTPS menggunakan Transport Layer Security (TLS) atau Secure Socket Layer (SSL) yang membuat komunikasi data dilakukan dengan enkripsi.

c. Lakukanlah pembaruan berkala pada browser

Dengan berjalannya waktu, ancaman keamanan di internet selalu bertambah dan diperbarui, termasuk munculnya virus dan malware baru. Browser harus menyesuaikan diri dengan hal tersebut sehingga pembaruan browser merupakan cara yang penting untuk menjaga keamanan berinternet. Browser biasanya menginformasikan pesan jika ada pembaruan, yang dapat dilakukan secara otomatis maupun manual.

 

3. Pelacakan pada browser

Saat Anda menggunakan browser untuk melakukan penjelajahan di internet, seluruh riwayat penjelajahan akan disimpan oleh browser. Semua situs web yang dikunjungi dan dijelajahi akan disimpan dalam cookie di browser.

Berikut contoh pelacakan pada browser. YouTube, Tokopedia, Netflix adalah situs web yang mempelajari video yang sering Anda tonton atau cari. Dengan data di cookie, situs web tersebut akan merekomendasikan video yang berpeluang untuk Anda tonton atau cari.

Cookie pada browser adalah kumpulan data kecil yang digunakan untuk menyimpan informasi aktivitas user dalam penjelajahan situs web. Ketika Anda menulis alamat web. mengklik hyperlink atau ikon, semua aktivitas tersebut akan dicatat di cookie. Cookie juga dapat menyimpan informasi spesifik dari situs web tertentu yang Anda kunjungi. Jika tidak memiliki akun pada situs tersebut, riwayat penjelajahan akan tersimpan pada cookie di browser. Sebagai contoh, misalnya ada situs berita yang menggunakan cookie. Semua berita yang diakses sebelumnya akan disimpan dan digunakan untuk memberikan rekomendasi berita yang tepat ketika Anda mengunjungi situs berita itu kembali.

Pada umumnya, data yang tersimpan pada cookie tidak terlalu berbahaya untuk aktivitas user di internet. Peluang malware untuk menyusup dan mengambil data pada cookie tersebut cukup kecil. Namun, Anda tetap dapat mengatur cookie pada web browser untuk tidak menyimpan riwayat penjelajahan.

 

4. Pelacakan akun

Meskipun fitur cookie pada browser telah dinonaktifkan, tetapi riwayat aktivitas pada akun tertentu masih dapat dilacak. Ketika Anda membuat akun pada situs media sosial seperti Facebook misalnya, sebenarnya Anda telah memberikan izin kepada Facebook untuk mencatat aktivitas Anda dengan akun Facebook tersebut. Catatan riwayat aktivitas Anda dengan akun tidak disimpan secara lokal pada browser di komputer, tetapi dicatat di server. Riwayat ini biasanya diberikan kepada pengiklan di aplikasi Facebook dan secara default, fitur ini adalah aktif. Pengaturan riwayat akun online biasanya dapat diatur. Berikut contoh pengaturan riwayat di Facebook.


SETELAH ANDA MEMPELAJARI MATERI DI ATAS 
KERJAKAN SOAL BERIKUT INI DENGAN CARA KLIK LINK DI BAWAH INI 



SEMANGAT BELAJAR 
SUKSES DENGAN TEKNOLOGI

Senin, 12 Januari 2026

ALGORITMA DAN PEMPROGRAMAN

MATERI KELAS 9 SEMESTER 2 

BAB

ALGORITMA DAN PEMPROGRAMAN

Pemrograman blok merupakan materi yang telah Anda pelajari sejak kelas VII dan VIII. Anda telah mengenal pemrograman Scratch dan Blockly, yang akan Anda pelajari kembali di kelas IX. Tentunya materi pemrograman lebih kompleks. Anda akan mengimplementasikan pemrograman modular dalam Blockly. Pemrograman modular adalah teknik pemrograman di mana program yang biasanya cukup besar dibagi menjadi beberapa bagian program yang lebih kecil. Sebagai murid yang kritis, Anda juga perlu memperdalam mengenai ilmu literasi.

Selain Scratch dan Blockly, Anda juga akan belajar mengenai robot serta pemrogramannya. Robot tersebut adalah Ozobot, yang dapat diprogram menggunakan OzoBlockly. Bahasa pemrograman ini merupakan pengembangan dari Blockly, yang sama-sama merupakan pemrograman blok. Bagaimana cara melakukan pemrograman dengan Blockly? Agar dapat memahami lebih mendalam tentang algoritma dan pemrograman, simak uraian materi pada bab berikut dengan saksama!

 

SCRATCH VS BLOCKLY

Di kelas VII dan VIII, Anda telah belajar pemrograman dengan Scratch dan Blockly. Kedua program tersebut sama-sama merupakan pemrograman blok, perbedaannya adalah Scratch dapat dikembangkan sesuai kreativitas murid, misalnya sprite dapat merespons event yang diberikan, melalui klik mouse, ketukan keyboard, atau lewat interface lainnya seperti konduktor yang dihubungkan ke Makey Makey sebagai interface ke komputer. Sedangkan Blockly merupakan pemrograman berbasis permainan, menyusun blok sesuai aturan permainan.

Sprite pada pemrograman blok dapat bereaksi terhadap event, atau digerakkan melalui perintah-perintah yang tersedia. Program akan mulai dijalankan saat Anda memberikan event. Pada dasarnya, pemrograman dalam Scratch berbasis event. Artinya, objek-objek yang tersedia siap menerima event dan dapat dieksekusi atau dijalankan kode programnya secara bersama-sama atau bergiliran. Anda harus menulis kode program untuk setiap sprite yang dibuat.

Beberapa blok Scratch sama dengan blok yang tersedia di Blockly. Blok dalam Blockly dasar lebih sedikit dibandingkan Scratch. Scratch memang dirancang untuk membuat cerita (komik), permainan, dan animasi. Fitur dasar Scratch dirancang untuk membuat aplikasi yang lebih interaktif dibanding Blockly. Fitur yang disediakan Blockly lebih sedikit, yaitu berupa fitur dasar (primitif) saja. Akan tetapi, dengan fitur dasar tersebut, Anda dapat membuat produk-produk seperti yang dapat dibuat dengan Scratch, meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama.

 

Cara yang dipakai untuk memprogram dalam kedua lingkungan tersebut juga berbeda. Scratch merupakan program visual yang berbasis event dan aplikasi hasil memprogram Scratch lebih interaktif. Adapun Blockly merupakan program yang menerapkan teknik pemrograman prosedural, tetapi perintahnya menggunakan blok yang sangat mirip dengan Scratch.

Anda perlu mempelajari Scratch dan juga Blockly, karena mengetahui dan dapat memakai banyak bahasa itu perlu, seperti dalam kehidupan nyata. Mau tidak mau, Anda juga perlu mengetahui banyak bahasa. Sebagai contoh, di Indonesia Anda menggunakan bahasa Indonesia, bahasa daerah, serta bahasa Inggris karena bahasa Inggris saat ini paling banyak dipakai sebagai bahasa komunikasi internasional. Semakin banyak bahasa yang Anda pelajari, maka akan semakin bisa berkomunikasi dengan lebih banyak kalangan. Dalam dunia informatika juga sama. Sebaiknya, Anda juga mengenal lebih dari satu bahasa pemrograman seperti Scratch, Blockly, atau bahasa pemrograman lainnya.

 

LITERASI NUMERASI DAN SAINS

Literasi numerasi dan literasi sains memiliki hubungan yang erat dan saling mendukung. Literasi numerasi dengan kemampuan memahami konsep matematika menjadi fondasi penting untuk memahami literasi sains yang melibatkan pengetahuan ilmiah. Berikut akan dijelaskan masing-masing definisi antara literasi numerasi dan literasi sains.

1. Literasi numerasi

a. Pengertian

Literasi numerasi adalah kecakapan untuk menggunakan berbagai angka dan simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari.

Literasi numerasi juga dapat diartikan sebagai kecakapan untuk menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk grafik, tabel, bagan, dan menggunakan interpretasi hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan.

Literasi numerasi memiliki tujuan agar para murid dapat memahami dunia yang penuh angka dan data. Selain itu agar dapat berpikir rasional, sistematis, kritis dalam menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan dalam berbagai konteks,

b . Perbedaan literasi numerasi dan matematika

Numerasi tidak sama dengan kompetensi matematika. Keduanya berl

Numerasi mencakup mengaplikasikan konsep dan kaidah matematika dalam situasi ril sehari-hari, yang seringkali permasalahannya tidak terstruktur, memiliki banyak cara penyelesaian atau bahkan tidak ada penyelesaian yang tuntas, serta berhubungan dengan faktor non-matematis.

c. Komponen literasi numerasi

1) Mengestimasi dan menghitung dengan bilangan bulat.

2) Menggunakan pengukuran.

3) Menggunakan penalaran spasial.

4) Menggunakan pecahan, desimal, persen, dan perbandingan.

5) Mengenali serta menggunakan pola dan relasi.

6) Menginterpretasi informasi statistik.

d. Kegiatan literasi numerasi

1) Di rumah misalnya melibatkan para murid dalam melakukan transaksi jual beli, atau menghitung kebutuhan listrik dan air tiap bulan dalam satu tahun.

2) Di sekolah misalnya menghitung jarak dan lama waktu perjalanan murid ke sekolah. atau mengunjungi dan mencari informasi penggunaan angka, simbol matematika. grafik, tabel, dan bagan di lingkungan sekitar sekolah.

3) Di masyarakat misalnya mengumpulkan data dan informasi tentang warga desa, atau membuat batas-batas wilayah rumah dan tanah.

2. LITERASI SAINS

a. Pengertian

Literasi sains adalah kemampuan untuk membaca, memahami, mengevaluasi, serta menggunakan informasi dan pengetahuan sains untuk membuat keputusan yang tepat dan berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari. Literasi sains bukan hanya tentang memahami konsep-konsep sains, tetapi juga tentang memahami bagaimana sains diterapkan dalam kehidupan nyata.

Seseorang yang memiliki literasi sains yang baik dapat mengenali dan memahami masalah sains, menemukan informasi sains yang diperlukan, mengevaluasi kebenaran dan validitas informasi sains, serta menggunakannya untuk membuat keputusan yang berbasis fakta. Literasi sains juga mencakup kemampuan untuk berkomunikasi tentang konsep-konsep sains secara jelas dan efektif dengan orang lain.

b. Manfaat

 

Literasi sains memiliki manfaat yang sangat penting, baik bagi individu maupun masyarakat secara keseluruhan.

Beberapa manfaat dari literasi sains antara lain:

1) Kemampuan dalam memecahkan masalah. Literasi sains melatih kemampuan individu dalam mengumpulkan dan menganalisis data, membuat hipotesis, dan menguji teori, sehingga memungkinkan mereka untuk memecahkan masalah dengan lebih efektif.

2) Pengambilan keputusan yang lebih baik. Dengan memiliki kemampuan untuk memahami data dan informasi ilmiah, individu dapat membuat keputusan yang lebih baik dan rasional, serta memahami dampak keputusan tersebut terhadap lingkungan dan masyarakat.

3) Peningkatan pemahaman tentang dunia di sekitar. Literasi sains membantu individu memahami fenomena alam dan proses-proses yang terjadi di lingkungan sekitar, termasuk mengenai kesehatan, lingkungan, dan teknologi.

4) Meningkatkan keterampilan karier. Literasi sains sangat penting dalam banyak bidang karier, termasuk di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kesehatan, dan lingkungan. Individu yang memiliki literasi sains yang baik dapat memiliki peluang karier yang lebih baik dan lebih luas.

5) Peningkatan partisipasi dalam masyarakat. Individu yang memiliki literasi sains yang baik dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembuatan kebijakan yang berkaitan dengan sains dan teknologi, serta dapat memainkan peran penting dalam membangun masyarakat yang lebih berbudaya ilmiah.

 

c. Kegiatan literasi sains

1) Mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang medis. Literasi sains membantu individu memahami berbagai penelitian medis terbaru, seperti vaksinasi dan pengobatan, serta mempertimbangkan manfaat dan risiko dari berbagai jenis perawatan.

2) Mengembangkan rencana perawatan tanaman. Literasi sains membantu individu memahami prinsip dasar dalam perawatan tanaman, seperti jenis tanah, pemupukan, dan irigasi, sehingga dapat mengembangkan rencana perawatan yang optimal.

3) Memahami label pada produk makanan. Literasi sains membantu individu memahami informasi pada label produk makanan, termasuk nilai gizi, kandungan bahan kimia, dan pengawet yang digunakan.

 

4) Membuat keputusan yang tepat dalam memilih produk elektronik. Literasi sains membantu individu memahami karakteristik teknis dari produk elektronik, seperti smartphone, laptop, dan TV, sehingga dapat membuat keputusan yang tepat dalam memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

5) Mempelajari geologi dan meteorologi. Literasi sains membantu individu memahami fenomena alam seperti gunung berapi, gempa bumi, dan cuaca, sehingga dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana alam yang mungkin terjadi.

 

Modularisasi Program

Pemrograman modular merupakan salah satu teknik dalam pemrograman. Dengan pemrograman modular, maka program (yang biasanya cukup besar) akan dibagi menjadi beberapa bagian program yang lebih kecil. Dalam beberapa bahasa pemrograman, bagian program ini disebut subrutin (subprogram), modul, prosedur, atau fungsi. Subprogram adalah bagian dari program yang dirancang untuk melaksanakan suatu tugas tertentu. Jika terdapat error pada program, maka kesalahan pada kode program dapat dengan mudah dicari.

1. Keuntungan pemrograman modular

a.      Program lebih pendek.

b.      Mudah dibaca dan dimengerti (dibandingkan dengan pemrograman nonmodular yang

c.       banyak instruksi).

d.      Mudah didokumentasi.

e.      Mengurangi kesalahan dan mudah mencari kesalahan (debug) program.

f.        Kesalahan yang terjadi bersifat "local".

 

2. Spesifikasi program modular yang dibuat

Pada materi ini, Anda akan mengimplementasikan perhitungan persamaan kuadrat yang mempraktikkan pembuatan modul-modul program. Dalam pelajaran matematika, terdapat persamaan kuadrat. Salah satu contohnya ialah persamaan berikut ini:

f(x)=ax2+bx+c

Nilai f(x) pada persamaan di atas ditentukan oleh empat buah variabel, yaitu a, b, c, dan x.

Pada pemrograman ini, buatlah sebuah modul program untuk menghitung f(x). 4 buah variabel, yaitu variabel a, b, c, dan x

a. Input b. Output tampilan nilai f(x) pada layar.

3. Implementasi pemrograman modular

Berikut langkah-langkah pemrograman modular untuk menghitung persamaan kuadrat

menggunakan Blockly.

a. Untuk membuat sebuah modul program, pilihlah menu Functions pada Blockly.

b . Pilih blok to do something return).

c. Letakkan blok tersebut pada lembar kerja Blockly.

d. Buatlah sebuah modul dengan nama F1.

e. Nilai f(x) pada rumus persamaan kuadrat di atas akan bergantung pada variabel a, b, c, dan x. Anda harus membuat modul untuk menerima nilai-nilai variabel tersebut. Klik bagian yang ditandai berikut.

f. Buatlah empat buah variabel, yaitu a, b, c, dan x, yang akan menjadi input untuk modul yang dibuat. Bagian B disebut dengan parameter. Dengan demikian, modul F1 adalah modul yang memiliki empat buah parameter.

Brute force adalah metode untuk menyelesaikan masalah dengan mencoba semua kemungkinan solusi satu per satu hingga menemukan yang benar. Dalam konteks pemecahan kata sandi, algoritma ini akan mencoba setiap kombinasi karakter hingga kombinasi yang sesuai ditemukan. Brute force mengeksplorasi semua kemungkinan solusi secara menyeluruh, sehingga solusi terbaik atau jawaban pasti akan ditemukan, meskipun membutuhkan waktu yang lama dan memakan

 

sumber daya komputasi yang besar. Sumber: https://owncon.com

 

g. Salinlah blok berikut

1)      Pada bagian A, akan dihitung nilai dari ax2 dan menyimpan hasilnya pada variabel ax2.

2)      Pada bagian B, akan dihitung nilai bx dan menyimpan hasilnya pada variabel dengan nama yang sama, yaitu bx.

3)      Pada bagian C, akan dihitung ax2 + bx + c dan menyimpan hasilnya pada variabel fx.

4)      Pada bagian D, modul program akan memberi tahu nilai dari variabel fx kepada modul lain yang memanggil modul F1 ini.

 

h. Buat sebuah modul lain yang berinteraksi dengan modul F1. Pada menu Function, pilihlah blok program [to do something).

i. Gantilah nama modul yang dibuat dengan nama "utama", untuk memanggil modul F1.

J. Salinlah blok berikut, untuk melakukan pemanggilan modul F1 dari modul utama.

Bagian yang diberi kotak merah digunakan untuk menentukan nilai, untuk empat buah parameter modul F1. Dengan demikian, Hasil persamaan kuadrat adalah f(x) = 222 + 32+5. Maka, nilai dari f(x) adalah 19.

k. Untuk menjalankan program ini, Anda perlu melakukan pemanggilan terhadap modul "utama". Letakkan modul "utama" tersebut pada layar kerja.

L. Setelah meletakkan modul "utama" pada layar kerja, Blockly akan menampilkan hasil dan f(x), yaitu 19.

m. Untuk menyimpan file program, pilih menu yang terletak pada bagian kiri atas layar Blockly. Pilih bagian "Save as new file" dan beri nama file.



Setelah mempelajari materi di atas silakan anda mengerjakan tugas di bawah ini : dengan cara klik di bawah ini

tugas bab pemprograman dan algoritma

Senin, 05 Januari 2026

ANALISA DATA

MATERI INFORMATIKA

KELAS 9 SEMESETR 2

ANALISA DATA


MENGOLAH DATA

Pengolahan data pada Excel dapat dilakukan menggunakan formula. Formula merupakan suatu rumus untuk melakukan operasi aritmetika dan atau logika untuk mendapatkan hasil yang diharapkan pada spreadsheet. Untuk menuliskan formula pada Excel dapat dilakukan dengan diawali simbol sama dengan (=). Berbagai tipe data dapat digunakan pada formula Excel.

Formula dapat digunakan untuk mengolah data dengan bantuan fungsi. Fungsi merupakan program siap pakai yang disediakan Excel untuk membantu mempermudah pengolahan data. Berikut beberapa fungsi yang biasa digunakan pada Microsoft Excel.

1. Fungsi statistika

Macam-macam fungsi statistika yaitu:

a. MIN, digunakan untuk mencari nilai terendah pada range tertentu.

b. MAX, digunakan untuk mencari nilai tertinggi pada range tertentu.

c. AVERAGE, digunakan untuk mencari nilai rata-rata pada range tertentu.

d. SUM, digunakan untuk menjumlahkan nilai pada range tertentu.

e. COUNT, digunakan untuk menghitung jumlah data pada range tertentu.

2. Fungsi logika

Macam-macam fungsi logika yaitu:

a. IF, untuk menghasilkan nilai berdasarkan uji logika tertentu (benar/salah).

b. AND, untuk melakukan uji logika yang menghasilkan nilai true jika semua argumen yang diuji bernilai true.

c. OR, untuk melakukan uji logika yang menghasilkan nilai true jika salah satu atau kedua argumen yang diuji bernilai true.

d. NOT, untuk membalikkan nilai pada kondisi sebelumnya (true menjadi false dan sebalikriya).

3. Fungsi teks

Macam-macam fungsi teks yaitu:

a. PROPER, untuk mengubah huruf awal pada setiap kata menjadi huruf besar. b. UPPER, untuk mengubah semua huruf pada teks menjadi huruf besar semua.

c. LOWER, untuk mengubah semua huruf pada teks menjadi huruf kecil semua. d

 

. LEFT, untuk mengambil beberapa karakter teks dari arah kiri atau awal sebuah teks. e. RIGHT, untuk mengambil beberapa karakter teks dari arah kanan atau akhir sebuah teks.

1. MID, untuk mengambil beberapa karakter toks dari posisi tertentu sebanyak karakter tertentu.

MENGURUTKAN DATA

Microsoft Excel dapat digunakan untuk mengurutkan data. Anda dapat menggunakan fitur Sort pada Excel untuk mengurutkan data. Pengurutan data dapat dilakukan secara ascending ataupun descending, serta dapat berupa data teks maupun angka.

1. Data yang dapat diurutkan

a. Angka (dari kecil ke besar atau besar ke kecil).

b. Teks (dari A ke Z atau Z ke A).

c. Format tanggal dan waktu (terlama ke terbaru dan terbaru ke terlama).

d. Format sel (warna fill background atau warna font).

2. Mengurutkan data dengan Excel

Mengurutkan sebuah data dapat membantu Anda untuk memahami data yang tersaji dengan lebih baik, menata, serta menemukan data yang dibutuhkan sehingga Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik dan efektif.

Cara mengurutkan data di Excel sebagai berikut:

a. Pilih salah satu cell pada kolom data yang akan diurutkan.

b. Pada ribbon Excel, pilih Tab Home Group Editing Sort & Filter.

c. Untuk mengurutkan data secara ascending, pilih likon berikut

1) Untuk mengurutkan data teks, maka pilih Sorť A to Z.

2) Untuk mengurutkan data angka, maka pilih Sort Smallest to Largest.

3) Untuk mengurutkan data tanggal, maka pilih Sort Oldest to Newest.

d. Untuk mengurutkan data secara descending, pilih ikon berikut:

1) Untuk mengurutkan data teks, maka pilih Sort Z to A.

2) Untuk mengurutkan data angka, maka pilih Sort Largest to Smallest.

3) Untuk mengurutkan data tanggal, maka pilih Sort Newest to Oldest.

MENYARING DATA

Salah satu bentuk pengolahan data adalah penyaringan data. Penyaringan data da dilakukan dengan Excel. Filter merupakan nama fitur yang digunakan untuk menyaring d Fitur ini sangat berguna untuk memilih dan menyaring data sesuai kriteria pengguna.

1. Data yang dapat disaring/filter

Filter pada Excel dapat digunakan untuk data berikut.

a. Filter berdasarkan kriteria teks.

b. Filter berdasarkan nilai angka/bilangan.

c. Filter berdasarkan format warna tertentu.

2. Melakukan penyaringan data

a. Siapkan data/tabel yang akan dilakukan filter, misalnya tabel berikut.

 

Nama Sajian

Jenis

Harga

Coffee Latte

Minuman

10000

Beef Steak

Makanan

18000

Ayam Goreng

Makanan

12000

Green Tea

Minuman

8000

Mie Telur

Makanan

15000

b. Blok semua cell data, yaitu dari Nama Sajian sampai Harga.

c. Klik Home.

d. Pada tab Editing, pilih Sort & Filter Filter.

e. Maka pada setiap kolom menjadi seperti berikut.

 

A

B

C

1

Nama Sajian

Jenis

Harga

2

Coffee Latte

Minuman

10000

f. Lakukan filter sesuai keinginan, misalnya menampilkan daftar nama item yang berjen Sayur-sayuran.

1) Klik tanda panah bawah di sebelah kanan Jenis.

2) Centang Sayur-sayuran → OK.

 

A

B

C

1

Nama Sajian

Jenis

Harga

2

Beef Steak

Makanan

18000

3

Ayam Goreng

Makanan

12000

4

Green Tea

Minuman

8000

5

Mie Telur

Makanan

15000

 

Mencari Data

Pencarian data pada Excel dilakukan dengan mengambil range data, yang berasal dari tabel satu dimensi atau tabel dua dimensi, Pencarian data di dalam Excel dapat dilakukan dengan menggunakan dua fungsi, yakni fungsi lookup dan fungsi reference.

1. Pencarian data dengan fungsi lookup

Lookup artinya mendapatkan data tentang sesuatu. Fungsi lookup terdiri atas fungsi vlookup dan hlookup.

a. Fungsi VLOOKUP

Rumus fungsi ini adalah =VLOOKUP(kolom acuan, tabel acuan, kolom, false).

1) Kolom acuan, adalah kolom berupa data teks atau angka yang akan dicari.

2) Tabel acuan, adalah tabel sumber data yang akan dipindahkan ke kolom acuan.

3) Kolom, adalah urutan kolom data pada tabel acuan.

4) False, berfungsi agar nilai yang dipindahkan bersifat absolut.

b. Fungsi HLOOKUP

Rumus fungsi ini adalah =HLOOKUP(kolom acuan, tabel acuan, baris, false).

1) Kolom acuan, adalah kolom berupa data teks atau angka yang akan dicari.

2) Tabel acuan, adalah tabel sumber data yang akan dipindahkan ke kolom acuan.

3) Baris, adalah urutan baris data pada tabel acuan.

4) False, berfungsi agar nilai yang dipindahkan bersifat absolut.

2. Pencarian data dengan fungsi reference

Reference artinya mengacu pada sesuatu. Reference adalah fungsi untuk mengacu suatu lokasi data di dalam suatu range. Macam-macam fungsi reference sebagai berikut.

a. Fungsi MATCH

Fungsi MATCH adalah sebuah fungsi pada Excel yang digunakan untuk melakukan pencarian terhadap posisi suatu nilai pada suatu range yang terdapat pada sebuah kolom atau baris. Fungsi MATCH akan mengembalikan posisi relatif nilai tersebut dalam bentuk angka. Rumus fungsi ini adalah =MATCH(lookup_value, lookup_array,match_type).

1) Lookup value, argumen yang berisi nilai yang akan dicocokkan dalam lookup_array (rentang cell). Isian dapat berupa angka, teks, atau nilai logika.

2) Lookup_array, argumen yang berisi tabel atau rentang cell range data tempat di mana data akan dicari.

3) Match type, argumen yang berisi bilangan -1, 0, atau 1.

b. Fungsi INDEX

Fungsi INDEX adalah salah satu fungsi yang digunakan untuk menghasilkan nilai dari sebuah elemen pada tabel atau array berdasarkan nomor indeks baris dan kolom.

Rumus fungsi ini adalah =INDEX(array,row_num.col_num).

1) Array, sumber data yang menjadi acuan pencarian, baik berupa banyak kolom, banyak

baris atau banyak kolom dan baris, ataupun hanya berupa 1 kolom atau 1 baris saja. 

2) Row_num, argumen yang merupakan kriteria pencarian berdasarkan baris data. misalnya menentukan nilai pada baris ke berapa dari sumber data.

3) Col_num, argumen yang merupakan kriteria pencarian berdasarkan kolom data, misalnya menentukan nilai pada kolom ke berapa dari sumber data.

 

c. Fungsi CHOOSE

Fungsi CHOOSE adalah fungsi pada Excel yang digunakan untuk menampilkan salah satu nilai dari daftar/sekumpulan argumen nilai yang diberikan berdasarkan nomor indeks atau nomor urut yang telah ditentukan.

Rumus fungsi ini adalah =CHOOSE(index_number, value1, value2,...).

1) Index_number, argumen yang bersifat wajib, berupa nilai angka 1-254.

2) Value1, argumen yang bersifat wajib, dapat berupa nilai angka, text, rumus, ataupun berupa referensi sel.

 3) Value2, argumen value selanjutnya, sama dengan argumen value1. Namun bedanya jika value1 bersifat wajib, sementara value2 bersifat opsional.

Memvisualisasikan Data

Excel memiliki fitur untuk membuat visualisasi data. Visualisasi data merupakan salah satu tahap akhir dalam pengolahan data. Visualisasi data berguna agar informasi dapat disampaikan kepada pengguna secara jelas dan efisien, sehingga pengguna sangat terbantu dalam melakukan analisis data. Anda dapat memvisualisasikan data dalam bentuk diagram atau grafik. Berikut merupakan jenis-jenis visualisasi data.

1. Diagram

Diagram merupakan visualisasi data yang dirancang untuk menunjukkan hubungan, gambaran umum, atau ringkasan suatu proses atau objek.

2. Grafik

Grafik merupakan visualisasi data yang menggambarkan hubungan numerik antara dua variabel. Grafik adalah salah satu bentuk penyajian data yang menggabungkan angka, huruf, simbol, gambar, lambang, dan lukisan. Macam-macam grafik, antara lain:

a. Grafik garis (line graph)

Grafik yang penyajian datanya menggunakan garis atau kurva untuk menggambarkan suatu perubahan dari waktu ke waktu pada suatu objek. Grafik ini terdiri dari sumbu X dan Y. Sumbu X ditempatkan untuk bilangan-bilangan yang sifatnya tetap. Sedangkan pada sumbu Y, ditempatkan untuk bilangan yang sifatnya berubah-ubah

b. Grafik batang (bar graph)

Bentuk visualisasi data yang bersifat kronologis untuk memperlihatkan suatu perkembangan dalam kurun waktu tertentu. Grafik batang dapat digambarkan secara vertikal dan  horizontal

c. Grafik luasan (area graph)

Grafik yang biasanya digunakan untuk menggambarkan deret data sebagai garis kumulatif dengan tampilan gambar berbentuk garis yang bertumpuk. Grafik luasan memilik 2 model, yaitu model 2 dimensi dan model 3 dimensi.

d. Grafik lingkaran (circle/pie graph)

Grafik yang biasanya digunakan untuk menunjukkan informasi berupa proporsi sebuah dimensi terhadap keseluruhan data. Kemudian data ditampilkan ke dalam sebuah lingkaran yang terbagi menjadi beberapa bagian yang proporsional. Dengan memberikan label proporsi data pada masing-masing bagian akan mempermudah orang yang melihat besamya proporsi dari dimensi yang diminati.

e. Grafik gelembung (bubble graph)

Grafik yang biasanya digunakan untuk menggambarkan deret data dalam bentuk lingkaran yang menggelembung, yang besarnya sesuai dengan nilai masing-masing datum.

1. Grafik radar

Grafik yang biasanya digunakan untuk menggambarkan nilai deret data menggunakan sumber nilai yang ditarik dari pusat diagram dan terpisah untuk setiap kategori.

Visualisasi data juga dapat digunakan untuk melakukan prediksi terhadap nilai data, yaitu memperkirakan nilai data di waktu yang akan datang. Grafik yang dapat digunakan untuk membantu prediksi data ialah grafik garis atau batang. Untuk prediksi, data pada sumbu x haruslah data yang menunjukkan waktu, misalnya bulan atau tahun.

Berikut merupakan panduan untuk membuat grafik yang baik.

1. Tentukan jenis grafik atau diagram yang tepat sesuai dengan keperluan, misalnya untuk menampilkan persentase maka sebaiknya gunakan diagram lingkaran.

2. Perhatikan apakah grafik atau diagram hanya untuk satu kelompok data, atau untuk beberapa kelompok data. Jika untuk beberapa kelompok data, Anda perlu menuliskan legenda (legend) untuk setiap kelompok data. Legenda harus bermakna sesuai dengan datanya.

3. Beri keterangan pada grafik atau diagram dengan judul, label sumbu x dan sumbu y, atau label yang bermakna.

Meringkas Data

Jika dalam mengolah data terdapat data yang sangat banyak, Excel menyediakan fitur untuk meringkas data. Peringkasan data sangat membantu pengguna untuk analisis data karena pengguna mengetahui gambaran umum dari data yang dimiliki tersebut. Peringkasan data pada Excel dapat dilakukan dengan beberapa cara, yang dijelaskan sebagai berikut.

1. Fungsi SUMIF dan SUMIFS

Fungsi ini digunakan untuk melakukan penjumlahan dengan suatu kriteria tertentu. Perbedaan SUMIF dengan SUMIFS adalah pada kondisi/kriteria, di mana penggunaan SUMIF dilakukan apabila memenuhi satu kondisi sedangkan SUMIFS dilakukan apabila memenuhi banyak kondisi

a. SUMIF

Rumus fungsi ini adalah =SUMIF(range, criteria,[sum_range]).

1) Range, rentang cell yang akan diolah menurut kriteria/kondisi. Range dapat berupa angka atau nama, array, atau referensi yang berisi angka.

 2) Criteria, kriteria untuk pengolahan data, berupa angka, ekspresi, referensi sel, teks, atau fungsi yang menentukan cell yang akan ditambahkan.

3) Sum range, cell aktual untuk dilakukan penjumlahan, jika tidak menambahkan sum range maka Excel akan menambahkan cell yang ditentukan dalam argumen range.

b. SUMIFS

Rumus fungsi ini adalah:

=SUMIFS(sum_range.criteria_range1, criteria1, [criteria_ra ge2,cri oria2]....)

1) Sum range, argumen yang berupa rentang cell atau nilai-nilai yang akan dijumlahkan,

2) Criteria range1, argumen yang berisi sebuah rentang cell yang akan diuji berdasarkan kriteria (criteria1) yang diberikan.

3) Criteria1, argumen yang berisi kriteria yang akan menentukan cell mana saja yang akan dijumlahkan. Perlu diingat bahwa criteria range1 dengan criteria1 merupakan sebuah pasangan berdasarkan kriteria yang akan diterapkan pada penjumlahan.

4) (criteria_range2, criteria2), pasangan argumen seperti criteria range1 dan criteria1. Kedua argumen ini bersifat opsional yang artinya boleh diisikarı atau tidak.

2. Fungsi COUNTIF dan COUNTIFS

Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah cell dengan suatu kriteria tertentu. Perbedaan COUNTIF dengan COUNTIFS adalah pada kondisi/kriteria, di mana penggunaan COUNTIF dilakukan apabila memenuhi satu kondisi sedangkan COUNTIFS dilakukan apabila memenuhi banyak kondisi,

a.      COUNTIF

Rumus fungsi ini adalah =COUNTIF(range, criteria)

1) Range, argumen ini berisi rentang data yang akan dihitung jumlah cell-nya.

2) Criteria argumen ini berisi syarat/kriteria yang digunakan untuk menentukan cell yang akan dihitung.

b. COUNTIFS


Rumus fungsi ini adalah:

=COUNTIFS(criteria_range1, criteria1,[criteria_range2, criteria2],...)

1) Criteria_range1, argumen ini berisi rentang data pertama yang digunakan untuk mengevaluasi kriteria tertentu.

2) Criteria1, argumen ini berisi kriteria yang akan menentukan cell mana yang akan dihitung oleh Excel, dimana nilai kriteria ini diambil dari criteria_range1.

3) Criteria_range2 dan criteria2, argumen ini adalah argumen tambahan, Ketentuan dari argumen ini sama dengan kedua argumen di atas.

3. Pivot table

Pivot table merupakan fitur Excel yang memungkinkan pengguna mengambil informasi secara efisien dari himpunan data dalam jumlah besar. Di samping itu, fitur ini juga sering

digunakan untuk mengelompokkan atau meringkas data.

a. Pivot table satu dimensi

Pivot table satu dimensi digunakan untuk meringkas data dari suatu kumpulan data (dataset). Pada pivot table satu dimensi, data yang akan digunakan sebagai baris pivot berasal dari satu kolom data pada kumpulan data.

b. Pivot table dua dimensi

Pada pivot table dua dimensi, peringkasan akan ditentukan berdasarkan dua kolom data. Terdapat baris pivol dan kolom pivot yang akan digunakan sebagai acuan dalam meringkas data.

Mengelola Data

Microsoft Excel memiliki fitur bernama Tables, yang memungkinkan pengguna untuk menganalisis data di dalam worksheet secara otomatis, serta cepat dan mudah. Fitur Tables ini dapat digunakan untuk pengolahan data statistika sederhana, yakni filter, sorting, dan total. Untuk menghitung statistik sederhana dengan total, rumus tidak perlu dituliskan, cukup memilih dari list yang disediakan Excel.

Melakukan pengelolaan data dengan Tables dapat dilakukan dengan menyiapkan sebuah tabel yang memiliki data angka, seperti berikut.

NIS

Nama

Kelas

Nilai UTS

Nilai UAS

24001

Toni

IX A

88

87

24002

Agus

IX A

89

86

24003

Lukman

IX A

78

85

24005

Bayu

IX A

98

89

24006

Candra

IX A

90

88

24007

Nur

IX A

98

85

24008

Siti

IX A

86

87

24009

Marfuah

IX A

87

84

24010

Mira

IX A

90

86

1. Membuat Tables

Berikut langkah-langkah membuat Tables di Microsoft Excel.

a. Klik pada sembarang cell di dalam kumpulan data. Pada tab Insert, dalam Tables group. pilih Table.

b. Akan muncul dialog box baru, secara otomatis daerah data yang akan dibuat menjadi Table terpilih. Apabila data yang dimiliki sudah memiliki header, jangan lupa checklist My table has headers.

c. Dataset akan berubah format menjadi Tables. Selanjutnya Anda dapat mengatur tampilan dari table yang terbentuk.

2. Sort Tables

Dari tabel yang terbentuk, Anda dapat mengurutkan tampilan data berdasarkan kolom tertentu. Misalnya data akan diurutkan berdasarkan kolom Nama Item atau Stok. Pada judul kolom, klik bagian panah, lalu tentukan apakah ingin diurutkan secara ascending atau descending.

3. Filter Tables

Untuk melakukari filter suatu Tables, caranya sama dengan Filter pada pivot table. Sebagai contoh pada kolom Jenis, Anda dapat memilih Buah-buahan. Sehingga data yang tampil hanyalah data dengan jenis Buah-buahan.

Banyak jenis pengelolahan data yang dapat Anda terapkan. Oleh karena itu Anda harus banyak membaca dari berbagai referensi. Salah satu bentuk pengolahan data adalah mining, scan barcode di samping untuk mengetahuinya.

untuk lebih mudah nya bisa anda klik video/link di bawah ini 
Video Pembelajaran Analisa data


untuk praktek gunakan aplikasi speeadsheet (Ms Excel)

klik di bawah ini untuk mengerjakan Kuis
QUIZZ

Buka alamat : https://wayground.com/join?gc=007248&source=liveDashboard
kode Kuis :594767

atau di bawah ini
KUIS